Rabu, 26 Maret 2014

TENTANG KEHIDUPAN


Saya terlahir dari keluarga yang sederhana, ayah dan ibuku selalu memberikan contoh teladan kepada anak-anaknya. mereka adalah pasangan yang serasi. Selama saya didik oleh mereka tak pernah melihat mereka bertengkar. kerinduanku adalah ketika melihat mereka berjalan berdua menggunakan motor vespa, terlihat sangat romantis seperti romeo and juliet. 

Ayahku adalah seorang arsitek dulunya, bertemunya ayah dengan ibu yaitu ketika ayahku bertugas membuat bendungan besar untuk pengairan, selama tugasnya itulah beliau dipertemukan oleh jodohnya. tak banyak yang saya tahu cerita dari mereka berdua mungkin nanti saya akan bertanya lagi kpd ibu. setelah menikah ayahku beralih profesi menjadi seorang guru matematika, fisika dan kimia. konon ayahku adalah guru favorit oleh siswa-siswinya, biasanya guru matematika terkesan killer dan geram, tapi berbeda dengan ayahku yang selalu mengajar dengan hati yang ikhlas dan profesional, hal ini terasa ketika ayahku selalu mengajariku PR sewaktu saya kecil. ayahku sosok yang sangat cerdas, pendiam, dan memiliki banyak teman dan baik kepada semua orang. 

Ibuku juga seorang guru Sejarah Nasional, dia adalah sosok ibu yang sangat memperdulikan anaknya sangat baik, walaupun saya suka di marahin karena kenakalanku tapi beliau tak pernah sedikitpun mengecewakanku.

Sepeninggalan Ayahku, ibuku sendiri yang berjuang mengurus anak-anaknya dan menyekolahkannya sampai keperguruan tinggi dan berharap agar anak-anaknya kelak menjadi orang yang sukses, sholeh dan sholehah. kini anak-anaknya tumbuh dewasa dengan baik, saya adalah anak ketiga dari empat bersaudara. kedua kakaku telah berkeluarga, saya dan adiku masih kuliah di salah satu perguruan tinggi. 
meninggalnya ayahku membuat keluarga ini kehilangan sosok pemimpin yang baik dan bijaksana saya merindukan kebersamaan kami. -membekas-

Kelak sayapun ingin memiliki keluarga seperti mereka, sakinah, mawadah, warohmah, semoga Allah mempertemukan jodoh yang baik untuk saya. amin.

Saat ini usia ku 23 tahun.. entah masih berapa lama lagi usiaku yang tersisa di dunia ini. yang saya harapkan hanya permohonan maaf kepada  Allah swt dari seorang hamba yang selalu berbuat salah dan khilaf. saya hanya ingin menjadi orang yang berguna untuk semua orang baik untuk keluarga maupun masyarakat. seperti halnya matahari yang selalu menyinari bumi, seperti indahnya cahaya bulan yang terang di malam hari, seperti air mengalir, dan hembusan angin. Kebaikan inilah yang selalu dicontohkan oleh kedua orang tuaku baik dalam berkeluarga maupun bermasyarakat. 



1 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More